Perbedaan UPVC dan Aluminium: Mana yang Lebih Kedap Suara dan Tahan Lama?
Dalam memilih material pintu dan jendela, banyak orang masih ragu antara UPVC dan aluminium. Keduanya sama-sama populer, tapi memiliki karakteristik yang cukup berbeda—terutama dari segi kekedapan suara, kekuatan, dan kenyamanan jangka panjang.
Menariknya, perbedaan ini bisa langsung terasa bahkan dari hal sederhana: ketika disentuh dan diketuk.
1. Struktur Material: Terasa dari Ketukan
Saat kusen aluminium diketuk, biasanya akan terdengar lebih nyaring dan berisik. Bahkan ketika diketuk menggunakan kuku, suara yang dihasilkan cenderung menunjukkan adanya rongga di dalam material.
Berbeda dengan UPVC.
Ketika diketuk, kusen UPVC terasa lebih padat dan solid, dengan suara yang lebih “demp” atau tidak nyaring. Hal ini menunjukkan bahwa struktur UPVC memiliki insulasi yang lebih baik, sehingga mampu meredam suara dengan lebih optimal.
Inilah salah satu alasan kenapa UPVC dikenal lebih kedap suara dibandingkan aluminium.
2. Sistem Sealing: Kunci Kekedapan
Selain material, faktor penting lainnya adalah kualitas sealing (karet penutup) pada pintu dan jendela.
Pada UPVC, sealing biasanya:
-
Lebih rapat
-
Lebih presisi
-
Lebih tahan lama
Hal ini membantu:
-
Mengurangi celah udara
-
Meminimalisir suara dari luar
-
Menjaga suhu ruangan tetap stabil
Sementara pada aluminium, sealing sering kali tidak seoptimal UPVC, sehingga masih memungkinkan adanya kebocoran suara dan udara.
3. Kekedapan Suara: Bukan Sekadar Kaca
Banyak orang berpikir bahwa kekedapan suara hanya ditentukan oleh kaca. Padahal, kusen dan sistem penutup juga berperan besar.
Kombinasi dari:
-
Material UPVC yang solid
-
Sistem sealing yang rapat
-
Struktur yang minim celah
membuat UPVC mampu memberikan isolasi suara yang lebih baik, cocok untuk:
-
Area dekat jalan raya
-
Villa atau rumah di area ramai
-
Hunian yang mengutamakan kenyamanan dan privasi
4. Tampilan & Finishing: Lebih Premium
Dari segi visual, UPVC juga memiliki keunggulan tersendiri.
-
Finishing matte memberikan kesan lebih elegan dan modern
-
Warna cenderung lebih stabil dan tidak mudah pudar
-
Tampilan lebih clean dan rapi
Sedangkan aluminium:
-
Cenderung lebih mengkilap
-
Dalam jangka panjang bisa terlihat kusam
-
Kurang memberikan kesan “hangat” pada hunian
5. Desain & Keamanan Detail
Detail kecil juga membuat perbedaan besar.
UPVC:
-
Memiliki sisi yang lebih halus dan sedikit melengkung
-
Lebih aman, terutama untuk rumah dengan anak
-
Memberikan kesan lebih refined dan premium
Aluminium:
-
Sisinya cenderung lebih tajam
-
Lebih berisiko jika terkena benturan
6. Ketahanan Terhadap Cuaca
Untuk area tropis seperti Bali, ini jadi faktor krusial.
UPVC:
-
Tahan terhadap panas, hujan, dan kelembapan tinggi
-
Tidak berkarat
-
Tidak mudah lapuk
Aluminium:
-
Bisa menghantarkan panas lebih cepat
-
Dalam kondisi tertentu bisa mengalami perubahan suhu yang signifikan
Kesimpulan
Perbedaan antara UPVC dan aluminium tidak hanya soal tampilan, tetapi juga menyangkut:
-
Kenyamanan (kedap suara & suhu)
-
Keamanan
-
Ketahanan jangka panjang
-
Kualitas hidup di dalam rumah
Jika Anda mencari material yang lebih tenang, lebih nyaman, dan minim perawatan, UPVC menjadi pilihan yang semakin relevan untuk hunian modern.